Tidak ada perjamuan besar kenegaraan untuk Emmanuel Macron malam ini, dan dia tidak dapat bergabung dengan kami untuk makan nasi Indonesia di Restoran De Poentjak dekat Hofvijver di Den Haag. Ini mungkin terdengar sedikit murahan, tetapi menurut koresponden politik RTL News, Frits Wester, Rutte sering melakukannya dengan tamunya. “Dia melakukannya dengan semua orang. Dia pernah ke banyak restoran dengan Macron sebelumnya, tetapi juga dengan Angela Merkel, Trudeau, dan mantan Perdana Menteri Italia Renzi.”
Menurut Wester, Rutte suka mengajak tamunya makan nasi. “Dia sering pergi ke restoran Indonesia karena keturunan India. Ayahnya tinggal di Hindia Belanda untuk sementara waktu, dan mereka juga rutin makan makanan Indonesia di rumah.” Selain fakta bahwa Rutte sendiri suka berpesta sepiring rendang, itu juga merupakan langkah cerdas dari sudut pandang bisnis, menurut Wester. “Makan malam santai seperti ini tentu saja untuk mengejar ketinggalan, tapi mungkin juga menyenangkan bisa berbicara bersama untuk sementara waktu, terlepas dari pamong praja.”
Sebelumnya, Rutte membawa Macron ke Bistrot Deux la Place, dan pemiliknya, Marc Cruellas, mengingatnya dengan baik.
“Jika Rutte datang untuk makan di sini dengan politisi atau kenalan lain, kami akan mengetahuinya beberapa waktu sebelumnya, tetapi jika dia datang untuk makan dengan pemimpin dunia seperti Macron, itu akan dibahas jauh lebih awal,” katanya. kepada Editie NL. “Dalam hal ini, layanan keamanan pertama-tama akan memeriksa semuanya terlebih dahulu. Untungnya, ini tidak masalah bagi kami.”
Tournedos
Politics Hague suka makan di Cruellas. “Aku sudah melihat setengah dari lemari di restoran kita.” Dan mungkin rota lebih sering. “Dia juga datang untuk makan bersama kami secara pribadi, dan saya sudah mengenalnya selama 25 tahun. Dia menyukai makanan kami dan juga suka memesan tarte tartin, yang juga dipesan Macron saat itu.”

Tania Safitri adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu-isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Tania menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kebutuhan dan minat pembaca, sekaligus membantu mereka memahami berbagai peristiwa yang sedang menjadi perhatian publik.

Berita Lainnya
Indonesia Perkuat Strategi Wisata Olahraga melalui Seri Lari Geopark 2026–2027
Produser Intan Kieflie Bawa Deretan Film Horor Indonesia ke Pasar Film Cannes
Australian Chamber Orchestra Akuisisi Viola Langka Maggini Tahun 1610