BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Indonesia bertujuan untuk mengendalikan penyakit mulut dan kuku pada akhir tahun ini

Hingga Selasa, lebih dari 455.000 sapi terinfeksi di 23 dari 37 provinsi di kepulauan itu, dengan 4.720 tewas dan 7.561 lainnya tewas, menurut data pemerintah.

Negara-negara penghasil ternak termasuk Australia dan Selandia Baru telah meningkatkan kewaspadaan mereka terhadap PMK setelah infeksi terdeteksi di pulau liburan Indonesia, Bali.

“Pada akhir tahun ini, kami berharap dapat mengendalikan situasi dengan mengurangi jumlah kasus sporadis,” kata Wikku Adisamito, juru bicara satuan tugas pemerintah yang menangani wabah tersebut, dalam konferensi pers. .

“Kami ingin meyakinkan masyarakat internasional bahwa Indonesia dapat mengendalikan wabah ini.”

PMK sangat menular dan menyebabkan luka dan kepincangan pada sapi, domba, kambing dan hewan berkuku lainnya, tetapi tidak mempengaruhi manusia.

Indonesia telah memvaksinasi hampir 900.000 sapi sejak meluncurkan program vaksinasi pada bulan Juni dan sejauh ini telah menerima 3 juta dosis. Para pejabat telah mengumumkan rencana untuk membeli satu juta dosis lagi pada akhir tahun.

Negara itu telah memperketat langkah-langkah biosekuriti, seperti memasang alas kaki higienis dan semprotan desinfektan di banyak bandara, untuk memastikan bahwa pelancong internasional dan domestik dapat mencegah penyebaran virus, kata Vikku.

READ  Sebut Crutchlow dan Yamaha Perpanjang Perjanjian Tes MotoGP