BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Oxfam menawarkan barang hadiah standar: “Tangan yang indah … (Lear)

Relawan pop-up Gerta van Diesel dan Karen Fuse. © Philip Spolders

Lear

Pada akhir tahun ini, Oxfam-Wereldwinkel Lier telah membuka toko suvenir pop-up di Antwerpen. Relawan menunjukkan artikel yang dibuat dengan menghormati orang dan lingkungan.

Philip Spolders

Pop-up yang penuh warna dan nyaman sampai baru-baru ini menemukan tempat berlindung sementara di gedung tempat Apotek Multiforma dulu. Selain toko permanen Fair Trade untuk bahan makanan, Oxfam akan memiliki dua toko sementara di Antwerchestrat.

Toko ini memiliki persediaan barang-barang buatan tangan yang lengkap.

Toko ini memiliki persediaan barang-barang buatan tangan yang lengkap. © Philip Spolders

Relawan Gerta van Diesel membantu menghias pop-up dan menunjukkan pentingnya produk ini. “Kami bekerja dengan koperasi dari selatan, terkadang dari rantai sempit kami, membuat produk ini. Tidak ada upah yang sama untuk pekerja anak atau perempuan di bengkel ini. Oxfam memantau dengan ketat. Kami juga menawarkan bonus. Misalnya, pertimbangkan buku pelajaran untuk anak-anak dan intervensi untuk air minum bersih.

Simpan foto ke Album Thailand.

Simpan foto ke Album Thailand. © Philip Spolders

Efek dari kolaborasi ini sekarang ada di pop-up store. “Produk datang dari berbagai negara seperti buku bergambar Thailand ini. Itu dibuat dengan tangan menggunakan kertas serat kayu. Kertas yang kami gunakan tidak diputihkan karena tidak baik untuk lingkungan. Jadi tidak terlihat putih.”

Selain perhiasan dari India, Gerda juga merekomendasikan produk sutra dari negara tersebut. “Digunakan untuk membuat kain sutra dan selendang wol. Ini sangat lembut, seperti syal wol alpaka dari Peru. Ini adalah bahan syal paling lembut yang bisa Anda temukan.

Syal sutra lembut dari India.

Syal sutra lembut dari India. © Philip Spolders

Wanita asal Indonesia telah menciptakan kura-kura kayu yang bisa mencerahkan interior. “Hampir semua yang ada di sini adalah buatan tangan. Para wanita yang membuat kura-kura bekerja dengan sangat rapi di kayu. Hal yang sama berlaku untuk keranjang anyaman, bagian yang terbuat dari porselen yang dicat atau bahan daur ulang dari Vietnam.

Kura-kura buatan Indonesia.

Kura-kura buatan Indonesia. © Philip Spolders

Oxfam Gift Store di Lier buka dari hari Selasa sampai Jumat dari jam 11 pagi sampai 5.30 sore dan pada hari Sabtu dari jam 10 pagi sampai jam 5.30 sore. Toko ini juga buka pada hari Minggu.

Syal yang terbuat dari wol alpaka.

Syal yang terbuat dari wol alpaka. © Philip Spolders

READ  'Harapan meletakkan dasar bagi kehidupan'