BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Sebuah perusahaan China telah mengakuisisi akun WeChat Perdana Menteri Australia | luar negeri

Tencent, perusahaan induk WeChat, telah melaporkan perselisihan tentang pemilik sah akun tersebut. Akun tersebut sekarang dikelola oleh Fuzhou 985 Technology dan telah berganti nama menjadi Australia China New Life. 76.000 pengikut telah diberitahu bahwa akun tersebut akan mempromosikan kehidupan Tionghoa di Australia.

Seorang karyawan mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa Fuzhou 985 Technology telah memperoleh akun dari seseorang di China. Karyawan itu juga mengatakan dia tidak tahu Morrison menggunakan akun tersebut. Perusahaan ingin membeli akun dengan banyak pengikut dari komunitas Tionghoa di Australia.

‘campur tangan asing dalam demokrasi kita’

“Apa yang telah dilakukan pemerintah China dengan menutup rekening perdana menteri sebenarnya adalah campur tangan asing dalam demokrasi kita,” kata Senator James Patterson, dari partai Morrison. Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri China mengatakan ini adalah masalah antara WeChat dan politisi Australia.

WeChat adalah layanan pesan dan jejaring sosial. Aplikasi, yang dipantau secara teratur oleh otoritas China, sangat populer di China dan di tempat lain di dunia dengan orang-orang keturunan China. Morrison membuat akunnya pada 2019 untuk memfasilitasi komunikasi dengan komunitas Tionghoa di Australia. Pesan terakhir diterbitkan pada Juli tahun lalu. Morrison tidak akan lagi dapat mengakses akunnya.

READ  Mike Pence membantah klaim kontroversial mantan Presiden Donald Trump | luar negeri